Advertisement
Lalu apa saja sih sebenarnya keunggulan serta kekurangan menyimpan gambar hasil jepretan kamera ini kedalam format RAW ketimbang JPEG ? Dibawah ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan menyimpan gambad format RAW yang dapat kalian ketahui. https://ulasfoto.blogspot.com/
Kelebihan gambar berformat RAW
1. Mengubah Settingan White Balance
Format RAW adalah gambar yang disimpan secara mentah oleh kamera tanpa diolah lebih lanjut melalui sensor sensor kamera sehingga tidak ada yang namanya setting white balance dan lain sebagainya yang masuk kedalam gambar atau bahasa mudahnya adalah gambar yang disimpan kedalam mode RAW ini gambar mentah asli seperti apa adanya, no efek etc. Oleh karena itu dengan file mentah ini anda akan lebih leluasa dalam melakukan editing mengubah white balance gambar sesuka hati. Hal ini jadi sangat penting terutama ketika anda melakukan pengambilan gambar di ruangan yang full cahaya, kondisi yang seperti ini biasanya menghasilkan gambar dengan white balance yang tidak begitu alami.Baca juga : Tips beli DSLR bekas berkualitas
2. Memperbaiki Highlight pada gambar

Pengertian dari highligh ialah area atau wilayah yang memperoleh banyak sekali pencahayaan. Dan apabila area yang terlalu banyak mendapatkan pencahayaan ini diberikan over exposure maka gambar tersebut akan nampak semakin putih dari area lainnya yang kekurangan cahaya sehingga berakibat hilangnya detail dari gambar tersebut. Nah dengan menggunakan file gambar berformat RAW ini detail yang semula hilang tadi bisa dikembalikan lagi menggunakan software editing.
3. Melakukan perubahan warna
Gambar berformat RAW ini mempunyai detail serta shadow yang lebih banyak dibandingkan gambar yang memiliki format JPEG. Belum lagi gradient gambar yang dihasilkan juga jauh lebih halus sehingga dengan hal ini, anda bisa melakukan pemilihan kombinasi warna dan mengubahnya sesuka hati kalian. https://ulasfoto.blogspot.com/4. Mengubah Picture Control
Dengan menggunakan format RAW ini kalian bisa melakukan kontrol terhadap gambar serta bisa mengolahnya dengan leluasa. Mulai dari melakukan pengaturan kontras gambar, saturnasi serta exposure compensation. Kalian juga bida menghasilkan banyak sekali karakter gambar dari satu buah foto berformat RAW ini. Pada intinya semua proses editing gambar adalah hal yang tidak mungkin bagi gambar berformat RAW.5. Berfungsi Layaknya Digital Negative
Jika dahulu sebelum adanya era digitalisasi kamera, file foto mentah akan disimpan di negatif film ( kliss film ) dan baru dilakukan editing melalui komputer dan dicetak. Sama halnya dengan yang diatas, format RAW ini berfungsi sebagai negatif film yang menyimpan film mentah asli hasil jepretan kamera, hanya saja bentuknya sudah digital :).File gambar yang demikian bisa disebut dengan file gambar murni tanpa efek karena setting dari gambar RAW disimpan terpisah. Jadi dengan demikian anda akan mempunyai file gambar yang asli, murni tanpa efek.
Baca juga : Arti flare lensa dan keindahan gambar akibat flare lensa
Walaupun format RAW ini memiliki segudang keunggulan dibandingkan JPEG, ada juga sebagian orang yang menghindari atau tidak mau sama sekali menggunakan format RAW sebagai penyimpanan gambar dikarenakan beberapa sebab dibawah ini :
1. Membutuhkan kapasitas memori yang jauh lebih besar dari JPEG
File gambar yang berformat RAW adalah file murni atau mentah tanpa diolah terlebih dahulu oleh sensor kamera, yang artinya file gambar ini tidak dilakukan pengompressan sehingga membutuhkan memori penyimpanan yang ekstra besar. Perbandingan per 1 file gambar antara format RAW dan JPEG adalah bisa mencapai 20MB untuk yang format RAW, dan cukup membutuhkan 0.5 sampai 8MB untuk gambar berformat JPEG. Dengan begitu memory penyimpanan kalian akan menjadi cepat penuh akibat menggunakan format RAW ini. Untuk mengatasinya jika kalian memaksa untuk tetap menggunakan RAW sebaiknya menggunakan memory card berkapasitas besar atau membawa lebih dari satu memory card. https://ulasfoto.blogspot.com/2. Proses editing RAW lebih lama
Karena menggunakan format gambar RAW yang merupakan file mentah tentu saja memaksa anda harus bekerja ekstra keras pasca pengambilan gambar / pemotretan. Berbeda halnya dengan format JPEG dimana proses pengolahan gambar sudah dibantu dengan sensor kamera dan kita tinggal merapikannya saja. Selain harus bekerja lebih lama dalam melakukan editing pasca produksi, kalian juga harus memiliki komputer dengan spesifikasi yang lumayan cepat untuk melakukannya karena mode RAW ini termasuk file yang besar dan berat. Untuk komputer berspesifikasi rendah bahkan harus menunggu selama setengah hingga satu jam hanya untuk membuka 1 file gambar saja.3. Proses pengambilan gambar lama
Untuk proses pemotretan dengan format inipun juga memerlukan waktu yang sedikit agak lama ketimbang menggunakan format JPEG.Baca juga : Pengertian body only dalam jual beli kamera bekas DSLR
Nah itulah tadi beberapa keunggulan dan kelemahan menggunakan mode RAW pada kamera. Semoga bermanfaat.